Tempat Wisata di Solo dan Sekitarnya

Info tempat wisata dan belanja di Kota Solo dan sekitarnya.

Sebuah makam tua berada di puncak bukit dan dikeliling hutan. Karena berada di kawasan Gunung Tugel, maka makam itu kemudian dikenal dengan Makam Gunung Tugel.

Sumber air yang disebut-sebut paling tua di tanah Jawa. Airnya sering diminum oleh SISKS Paku Buwono X ketika sedang bercengkerama di kawasan Pengging.

Sebuah makam tua ada di antara sebuah sumber air. Inilah Makam Sekar Kedhaton di dekat Umbul Kendat. Terletak di Dukuh Plumbungan, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono.

Sadranan merupakan tradisi membersihkan makam leluhur yang dllaksanakan setiap tanggal 15 bulan Ruwah.

Sanggaran merupakan ritual yang berlangsung di Makam R. Ng. Yosodipuro di Desa Bendan, Kecamatan Banyudono setiap malam Jumat Pahing.

Makam Syech Maulana Malik Ibrahim Maghribi selalu ditutup dengan kelambu. Di waktu tertentu, kelambu itu diganti. Ritual pergantian kelambu penutup makam oleh masyarakat setempat disebut ritual Buka Luwur.

Di kaki Gunung Merbabu yang berdekatan dengan air terjun Si Pendok terdapat makam Ki Ageng Pantaran dan Syech Maulana Malik Ibrahim Maghribi.

Makam Tumenggung Padmo Negoro

Makam Raden Tumenggung Padmo Negoro berada di kawasan wisata Pengging, dengan jarak sekitar 12 km ke arah timur dari Kota Boyolali.

Makam R. Ng. Yosodipuro di Boyolali

Raden Ngabei Yosodipuro adalah pujangga dan Keraton Surakarta Hadiningrat yang hidup sekian ratus tahun yang lalu. Ketika meninggal, pujangga tersebut dimakamkan di Desa Bendan, Kecamatan Banyudono.

Berada di Desa Bade, Kecamatan Kiego atau dari Kota Boyolali berjarak kurang Iebih 40 km ke arah utara. Waduk dengan luas 68 hektare ini tak hanya berfungsi sebagai sarana irigasi pertanian.

Sedekah Gunung di Boyolali

Sedekah Gunung merupakan tradisi masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Merapi sebagai ungkapan terima kasih manusia kepada alam yang telah menghidupi mereka.

Padusan di Boyolali

Ritual Padusan merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh masyarakat Jawa untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.

Sebaran Apem Kukus Keong Mas

Ribuan apem dimasak. Setelah matang dibawa ke astana untuk kemudian disebar dan diperebutkan oleh ribuan masyarakat.

Pemandian Umbul Tirtomulyo Boyolali

Pemandian Umbul Tirtomulyo terletak di Desa Kemasan, Kecamatan Sawit, atau sekitar 12 km ke arah tenggara dan kota Boyolali.

Pesanggrahan Pracimoharjo Paras Boyolali

Pesanggrahan Pracimoharjo ini didirikan raja terbesar Keraton Kasunanan Surakarta, SISKS Paku Buwono X.

Masjid Cipto Mulyo & Umbul Sungsang Boyolali

Masjid Cipto Mulyo didirikan oleh SISKS Paku Buwono X pada 1908. Masjid ini dibangun berdekatan dengan sebuah sumber air, Umbul Sungsang.

Wisata Arga Merapi - Merbabu

Kabupaten Boyolali menyediakan tempat rekreasi bagi pecinta alam untuk mendaki lereng Gununq Merapi (2.911 dpi) dan Gunung Merbabu (3.145 dpi).

Pengging Fair dan Parade Kesenian Selo Boyolali

Sebuah cara merayakan HUT RI yang unik diselenggarakan oleh masyarakat di Pengging, Kecamatan Banyudono, dan masyarakat pegunungan di Kecamatan Selo.

Wana Wisata Kedungombo Boyolali

Wana Wisata Kedungombo merupakan tempat wisata yang memadukan antara kerimbunan dan keluasan waduk raksasa Kedungombo.

Agro Wisata Sapi Perah Boyolali

Sebagal salah satu sentra penghasil susu, Kabupaten Boyolali menawarkan sensasi wisata agro sapi perah.

Agro Wisata Padi Boyolali

Agro Wisata Padi yang terletak di Desa Kuwiran, Kecamatan Banyudono ini menyediakan fasilitas bagi siapapun yang ingin belajar praktik bertanam padi.

Kampung Lele Boyolali

Produksi ikan Lele dipusatkan di Desa Tegalrejo, Kecamatan Sawit. Desa ini lebih dikenal sebagai "Kampung Lele".

 Agro Wisata Sayur Boyolali

Agro Wisata Sayur berada di antara lereng Gunung Merapi dan Merbabu, yang tidak lain adalah kawasan wisata Selo, sekitar 25 km ke arah barat daya dan Kota Boyolali.

Pemandian Umbul Tlatar Boyolali

Pemandian Umbul Tlatar berada di Desa Kebonbimo, Kecamatan Kota Boyolali, atau sekitar empat kilometer ke arah utara dan Kota Boyolali.

Kerajinan Ijuk Boyolali

Desa Dawar, Kecamatan Mojosongo adalah desa penghasil kerajinan ijuk. Hasil kerajinannya antara lain sapu, sulak dan sebagainya.

Kerajinan Sangkar Burung Boyolali

Jenis burung peliharaan yang beragam juga mempengaruhi keberagaman sangkarnya. Mulai dan ukuran yang kecil hingga besar. Mulai dari yang mewah hingga sederhana.

Kerajinan Kayu Boyolali

Produk kerajinan kayu itu ada di Desa Mojosongo, Kecamatan Mojosongo, sekitar 4km arah timur Kota Boyolali.

Pemandian Tirto Marto Pengging Boyolali

Memiliki tiga sumber air (umbul) yakni Umbul Penganten, Umbul Ngabean dan Umbul Duda. Tempat ini pernah menjadi tempat pemandian SISKS Paku Buwono X (Raja Keraton Surakarta:1893-1 939).

Waduk Cengklik Boyolali

Berjarak sekitar 20Km ke arah timur laut dan Kota Boyolali, waduk ini berada di Desa Ngargorejo dan Sobokerto, Kecamatan Ngemplak.

 Kerajinan Tembaga Tumang Boyolali

Beragam hasil kerajinan yang terbuat dari tembaga, baik itu untuk keperluan dekorasi ataupun peralatan rumah tangga diproduksi di sentra kerajinan Desa Tumang, Kecamatan Cepogo.

Makanan Khas Kabupaten Boyolali

Kabupaten Boyolali memiliki berbagai macam makanan khas yang bisa dijadikan buah tangan.

Atraksi Kesenian Boyolali

Selain panorama alamnya yang indah, Kabupaten Boyolali juga kaya akan kesenian rakyat.

Peta Wisata Kabupaten Boyolali Terbaru

Peta Wisata Kabupaten Boyolali Terbaru. Lokasi Waduk, Gunung, Sendang, makam, Umbul, Kerajinan, Industri, Taman, Agro, Pasar, dll.

Peta Wisata Boyolali

Peta Lokasi Obyek Dan Daya Tarik Wisata Kabupaten Boyolali

Kampoeng Batik Kauman Solo - Wisata Belanja Murah

Batik tulis bermotif pakem yang banyak dipengaruhi oleh seni batik Karaton Kasunanan merupakan produk unggulan kampung batik Kauman. Produk-produk batik kampung Kauman dibuat menggunakan bahan sutra alam dan sutra tenun, dan katun jenis premisima.

Candi Prambanan - Wisata Murah Solo Jogja

Candì Prambanan adalah bangunan luar biasa cantìk yang dibangun di abad ke-10. Candi ini menjulang setinggi 47 meter atau 5 meter lebih tinggi dari ketinggian Candi Borobudur.

Museum Purbakala Sangiran Sragen - Wisata Murah Jateng

Museum Sangiran terdapat fosil yang sangat langka dan jaman pra sejarah yang berasal dan 1.200.000 sampai 500.000 tahun yang lalu.

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

Wadukini menjadi objek wisata dan rekreasi bagi wisatawan dalam negeri dan manca negara.

Candi Cetho Karanganyar - Wisata Murah Solo

Bentuk bangunan Candi Cetho mengingatkan kita akan Budaya Kuno Bangsa Astec dan Maya dan Amerika Tengah.

Kawasan Wisata Tawangmangu - Wisata Murah Solo

Tempatnya yang sejuk, udara pegunungan yang dingin dan pemandangan sawah hijau yang berpetak-petak serta perkebunan teh serta terdapat Grojogan Sewu.

Wisata Religi di Solo: Masjid Agung Surakarta

Masjid Agung Surakarta ini ini adalah masjid terbesar dan sakral di Kota Surakarta.

Wisata Solo: Monumen Perjuangan '45 | Pertempuran 4 Hari di Surakarta

Monumen ini sebagai peringatan atas jasa para pejuang Surakarta yang gugur.

Wisata Solo: Stadion Sriwedari (Monumen PON I)

Stadion yang terletak di Jl Bayangkara merupakan kebanggaan mayarakat Surakarta.

Wisata Sejarah Solo: Tugu Lilin

Tugu lilin terletak di Jl Dr. Wahidin Sudiro Husodo Penumping.

Wisata Pendidikan di Solo: Monumen Pers Nasional

Monumen Pers Nasional yang berlokasi di Jl Gajah Mada didirikan untuk memperingati Hari Jadi Pers.

Wisata Solo: Loji Gandrung (Arsitektur Gaya Eropa) | Rumah Dinas Walikota Solo

Bangunan ini merupakan bangunan peninggalan Kolonial yang sampai saat ini masih utuh kondisinya.

Wisata Batik Solo: Galeri Batik Kuno Danarhadi

Galeri Batik Kuno Danar Hadi yang terletak di dalam kompleks nDalem Wuryaningratan.

Wisata Solo Sejarah: Museum Radya Pustaka

Museum ini dibangun pada tanggal 28 Oktober 1980 oleh Kanjeng Adipati Sosrochningrat IV.

Wisata Solo Budaya: Pura Mangkunegaran

Karaton indah yang terawat ini (Puro = Istana) terletak di pusat kota Surakarta.

Tempat Wisata Solo Keraton Kasunanan Surakarta

Karaton Kasunanan juga disebut Karaton Surakarta Hadiningrat, dibangun pada tahun 1745 oleh Raja Paku Buwono ke II.